Web Resmi DPD Hanura Kaltim
Nasional

Brigjen Endar Laporkan Firli ke Dewas, Atas Dugaan Pemaksaan Kasus

Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Endar Priantoro yang telah dicopot mendatangi gedung Merah Putih namun tidak berhasil masuk karena aksesnya diputus, Senin (10/4/2023).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)

JAKARTA – Birgjen Endar Priantoro melaporkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemaksaan pembuatan Laporan Kejadian Tindak Pidana Korupsi (LKTPK) ke Dewan Pengawas (Dewas). Menurut Endar, unsur pimpinan tersebut memaksa LKTPK terkait salah satu perkara penyelidikan, padahal belum dilakukan ekspose atau gelar perkara yang menetapkan adanya kejadian tindak pidana korupsi. “Saya juga melaporkan adanya dugaan pemaksaan pembuatan Laporan Kejadian Tindak Pidana (LKTPK),” kata Endar saat dihubungi Rabu (12/4/2023).

Menurut Endar, pemaksaan tersebut melanggar ketentuan hukum acara pidana. Ia juga melihat hal ini sebagai bentuk perbuatan melawan hukum. Meski demikian, Endar enggan mengungkap kasus yang dipaksakan melalui LKTPK tersebut. Ia meminta persoalan tersebut ditanyakan ke Dewas. “Silakan tanya ke Dewas,” ujar Endar.

Terpisah, anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris membenarkan bahwa subjek terlapor dalam aduan dugaan pemaksaan pembuatan LKTPK itu adalah Firli Bahuri. “Ya (terlapor Firli),” kata Syamsuddin. Meski demikian, Syamsuddin mengaku lupa LKTPK tersebut terkait kasus korupsi apa. Sebab, Dewas menerima banyak aduan. “Persisnya saya lupa. Soalnya Dewas saat ini banyak sekali terima laporan pengaduan,” tuturnya.

Related posts

Wapres Undang Forum Pemred Dngarkan Persoalan Media Massa

admin

KPU Ajukan Memori Banding Tambahan Atas  Putusan PN Jakpus

admin

Pertamina Akan Bangun Resort, RS, Universitas dan Pusat Penelitian di IKN

admin
Media Centre