Warning: Constant WP_MEMORY_LIMIT already defined in /home/u8660474/public_html/dpdhanurakaltim.com/wp-config.php on line 87
Delapan Fraksi DPR Berterima Kasih kepada Presiden Jokowi - Web Resmi DPD Hanura Kaltim
Web Resmi DPD Hanura Kaltim
Nasional PEMILU

Delapan Fraksi DPR Berterima Kasih kepada Presiden Jokowi

Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Supriansa. Menurut Supriansa, delapan fraksi di DPR yang menolak perubahan sistem pemilu legislatif berterima kasih atas sikap Presiden Joko Widodo. (ilustrasi). Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar.

JAKARTA – Kubu pendukung sistem proporsional terbuka, terdiri atas 8 fraksi DPR minus PDI Perjuangan, berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau pemerintah, yang menyatakan menolak pergantian sistem pemilihan legislatif (pileg) proporsional terbuka, kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menilai Presiden sejalan dengan kemauan DPR. “Kami dari DPR setelah mendengar keterangan disampaikan Pemerintah, kami sangat berterima kasih,” kata Supriansa, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, yang disampaikannya usai sidang uji materi Sistem Proporsional Terbuka di Gedung MK, Jakarta, pada Kamis (26/1/2023).

Supriansa adalah anggota Tim Kuasa DPR yang membacakan keterangan resmi DPR, dalam sidang uji materi tersebut. Ia membacakan bagian yang menyatakan dukungan terhadap sistem proporsional terbuka. Sedangkan bagian yang menyatakan dukungan terhadap sistem proporsional tertutup, dibacakan anggota Tim Kuasa yang juga anggota Komisi III dari PDIP, Arteria Dahlan.

Sembilan fraksi di parlemen, kini memang terpecah jadi 2 kubu dalam menyikapi uji materi sistem pileg ini. Kubu pendukung sistem proporsional terbuka terdiri atas 8 fraksi, mulai dari Golkar, Nasdem, Demokrat, hingga PPP. Sedangkan kubu pendukung proporsional tertutup hanya PDIP sendiri.

Lebih lanjut Supriansa menilai, sikap DPR dan Pemerintah sejalan dalam terkait sistem pileg ini, yakni sama-sama ingin mempertahankan UU Pemilu, untuk digunakan sebagai landasan pelaksanaan Pemilu 2024. Salah satu isi UU tersebut adalah pileg menggunakan sistem proporsional terbuka.

Related posts

DPR Sarankan Pergantian Panglima TNI dan KSAD, Dilakukan Setelah Pemilu 2024

admin

Konsultan Beri Saran Agar Properti Ritel Segera Dibangun di IKN

admin

10 Mantan Pimpinan KPK Bersurat Tolak Mantan Napi Korupsi Ikut Nyaleg

admin
Media Centre