Web Resmi DPD Hanura Kaltim
Nasional PEMILU POLITIK

Kuasa Hukum Wanita Emas Desak DKPP Pecat Ketua KPU

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari. foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

JAKARTA – Andi Bashar selaku kuasa hukum Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni alias Wanita Emas, meminta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan hukuman, berupa pemberhentian dari jabatan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari. Hal itu disampaikan Andi usai mengikuti sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) terhadap Ketua KPU Hasyim Asy’ari di Ruang Sidang DKPP, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2023). Dalam perkara itu, Hasyim berstatus sebagai teradu karena diduga telah melecehkan Hasnaeni.

Andi awalnya mengatakan, dalam persidangan telah ditampilkan bukti-bukti percakapan WhatsApp yang menguatkan dugaan pelecehan seksual tersebut. Karena itu, Andi berharap Hasyim secara sukarela mundur dari jabatan ketua KPU RI. “Kalau saya sih berharap Pak Hasyim Asy’ari bisa secara gentle mundur gitu loh, mencontoh (pejabat publik) dari negara-negara luar. Kalau sudah ada isu pelecehan seksual, ya pemimpinnya yang mundur,” kata Andi.

“Tapi kalau itu (mundur) tidak dilakukan, ya kita minta majelis DKPP untuk menjatuhkan hukuman agar mencopot Ketua KPU Hasyim Asy’ari,” kata Andi seraya menambahkan, pengunduran diri atau pemecatan Hasyim harus terjadi, agar tercipta pemilu yang jujur, bersih, dan adil. Baginya, tak masuk akal jika pemimpin lembaga yang menyelenggarakan pemilu untuk memilih pemimpin negeri ini ternyata bermasalah secara moral. “Mau dibawa ke mana negara ini?” ujarnya.

Related posts

Menkeu: Anggaran Pemilu Sudah Disediakan

admin

Gegara Penambahkan Caleg, KPU Kaltim Diberi Sanksi Tegur Bawaslu RI

admin

Delapan Fraksi DPR Pertegas Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

admin
Media Centre