JAKARTA – Poltracking Indonesia merilis hasil survei, terkait evaluasi kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, jelang tutup tahun 2022. Salah satunya terkait program pemerintah, yakni pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Hasilnya 58,3 persen mendukung, dan hanya 23,9 persen saja yang tidak setuju.
“Publik yang mengatakan setuju 58,3 persen, gabungan sangat setuju dan setuju terhadap keberlanjutan pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan,” ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR dalam rilis daringnya, Kamis (8/12/2022). Sedangkan 23,9 persen responden mengaku tak setuju dengan pembangunan IKN Nusantara, terbagi yang menyatakan tidak setuju (17,6 persen) dan sangat tidak setuju (6,3 persen). Sedangkan 17,8 persen lainnya menyatakan tak tahu atau tak menjawab.
Lebih lanjut dijelaskan Hanta Yuda, dari 58,3 persen masyarakat yang setuju, terdapat 6 harapan dari pembangunan IKN Nusantara.

- Membuka lapangan pekerjaan baru sebesar 24,3 persen.
- Meningkatkan perekonomian Indonesia (16,3 persen)
- Pemerataan pembangunan (7,4 persen).
- Meningkatkan investasi nasional (5,8 persen).
- Menjadikan ibu kota negara lebih kondusif (5,2 persen).
- Pengembangan sumber daya manusia (3,2 persen).
Adapun lainnya ada sebanyak 37,8 persen, responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Di samping itu, mayoritas publik percaya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, yakni sebesar 73,7 persen. Angka 73.7 persen itu terbagi atas 19,3 persen menyatakan sangat percaya dan 54,4 persen menjawab cukup percaya.

Sedangkan 18,3 persen menyatakan tidak percaya, terbagi menjadi kurang percaya (15,1 persen) dan sangat tidak percaya (3,2 persen). “Publik yang mengatakan percaya (gabungan sangat percaya dan cukup percaya) terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin 73,7 persen,” beber Hanta.
Selanjutnya, sambung Hanta Yuda, mayoritas publik juga menyatakan puas dengan dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, yakni 20,4 persen menyatakan sangat puas dan 52,8 persen menjawab cukup puas. Hanya 19,0 persen menyatakan tidak puas, terbagi menjadi kurang puas (16,3 persen) dan sangat tidak puas (2,7 persen). Lalu 7,8 persen lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Poltracking Indonesia melakukan survei dengan metode wawancara tatap muka, yang dilakukannya sejak tanggal 21 hingga 27 November 2022 lalu. Jumlah responden yang diwawancarai sebanyak 1.220, dengan metode sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun surveyor minimal adalah mahasiswa yang sudah mendapatkan pelatihan survei.
Sumber : Republika.com | Editor : TMC